Prestasi Buruk di Liga 1, Persipuramania Minta Evaluasi Manajemen

0
95
Tim Persipura Jayapura saat hadapi Borneo FC
Tim Persipura Jayapura saat hadapi Borneo FC

Persipura Jayapura maupun pendukung setianya harus menerima fakta bahwa cukup susah payah untuk naik ke klasemen papan atas Liga 1 2018. Laga terakhir dipermalukan Persija Jakarta di kandang sendiri, Stadion Mandala, Kamis (25/10/2018) kemarin.
Catatan yang buruk yang dilakoni Tim Kebanggaan masyarakat Papua, membuat pendukung loyal Persipura bertanya-tanya tentang kebijakan manajemen yang sudah berkali-kali melakukan rotasi untuk kursi pelatih namun masih belum menunjukan hasil yang maksimal.
Salah satu buntutnya adalah kekalahan Tim Mutiara Hitam di kandang sendiri. Capaian tanpa gerak maju sudah seharusnya jadi teguran keras bagi manajemen yang terus merotasi nakhoda Persipura. Hal tersebut disampaikan salah satu suporter Persipura, Jimmy dalam wawancaranya Harian Papua.
“Sepertinya Persipura memang harus mengganti atau merombak manajemen mereka karena hanya mereka-mereka itu saja yang duduk dan pegang kendali namun tidak menunjukan hasil yang maksimal. Sepertinya ada dosa besar yang mereka lakukan sehingga Persipura menjadi tidak berdaya,” kata Jimmy, seorang suporter garis keras Persipura Jayapura pada Kamis (25/10/2018) kemarin di Tribun VIP Stadion Mandala dikutip pacebro dari HarianPapua.
Dengan kekalahan yang diderita, Persipura harus turun jauh ke peringkat 11 klasemen sementara dengan total raihan 35 poin hasil dari 27 laga yang telah dimainkan.
Sebelumnya manajemen Persipura juga pernah diminta untuk evaluasi kebijakan dari sponsor hingga transparansi penggunaan belanja kebutuhan tim Persipura. Yes Komba, salah satu Persipuramania menyarankan manajemen untuk terbuka kepada publik, nilai kontrak masing-masing pemain dan bagaimana penggunaannya hal ini termasuk diperuntukan kepada dukungan didapat Persipura dari sponsor masing-masing di setiap musim kompetisi.
“Selain itu, perlu ada audit publik yang hasilnya dipublikasikan. Dengan begitu masyarakat dan pendukung Persipura tahu aliran dana dari sponsor setiap musim kompetisi,” kata Yes Komba, dikutip pacebro dari Tabloid Jubi Kamis (2/8/2018).
Ia juga menduga, hengkangnya beberapa pemain Papua dari Persipura pada awal kompetisi musim ini, disebabkan tidak transparannya manajemen dan ketidakpastian nasib pemain.
“Buruknya penampilan Persipura belakang ini juga perlu dievaluasi. Apakah kesalahan pemain, pelatih atau manajemen,” ungkap Komba.
Editor: Paskal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here