Persipura Diminta Terbuka dan Audit Penggunaan Dana

Sudah saatnya Persipura dikelola secara profesional dan transparan seperti klub sepak bola di Eropa.

0
195
Persipura Jayapura (IST/PB)
Persipura Jayapura (IST/PB)

PACEBRO.com – Pendukung Tim Mutiara Hitam meminta manajemen Persipura transparan dalam pengelolaan finansial tim. Yes Komba, sebagai Persipuramania menyarankan manajemen untuk terbuka kepada publik, nilai kontrak masing-masing pemain dan bagaimana penggunaannya hal ini termasuk diperuntukan kepada dukungan didapat Persipura dari sponsor masing-masing di setiap musim kompetisi.

“Selain itu, perlu ada audit publik yang hasilnya dipublikasikan. Dengan begitu masyarakat dan pendukung Persipura tahu aliran dana dari sponsor setiap musim kompetisi,” kata Yes Komba, dikutip dari Tabloid Jubi Kamis (2/8/2018).

Baca juga:
Persipura Lepas Kepala Pelatih Wanderley Junior

Menurutnya, sudah saatnya Persipura dikelola secara profesional dan transparan seperti klub sepak bola di Eropa. Setiap musim kompetisi, manajemen tidak hanya mengumumkan jumlah dana dari setiap sponsor, juga menyampaikan ke publik kontrak setiap pemain.

Dengan begitu lanjutnya, publik terutama pendukung klub sepak bola tersebut dapat mengawasi penggunaan dana klub. Publik akan menilai apakah seorang pemin layak diganjar kontrak yang cukup besar atau tidak.

Bahkan kata Komba, manajemen Persipura yang ada saat ini, harus transparan, dan perlu ada audit publik lalu hasilnya dipublikasikan sehingga dapat diketahui dalam satu tahun anggaran, berapa kontrak setiap pemain dan ke mana saja penggunaannya.

“Selama ini kan manajemen Persipura menyatakan diaudit oleh sponsor, tapi hasilnya tidak dipublikasikan. Mestinya dipublikasikan,” ucapnya.

Ia juga menduga, hengkangnya beberapa pemain Papua dari Persipura pada awal kompetisi musim ini, disebabkan tidak transparannya manajemen dan ketidakpastian nasib pemain.

Baca juga:
Sudah Ada Calon Pelatih, Persipura Pastikan Sponsor

“Buruknya penampilan Persipura belakang ini juga perlu dievaluasi. Apakah kesalahan pemain, pelatih atau manajemen,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here