Spesies Udang Karang ini Hanya Hidup di Papua

0
278
Cherax Snowden, Nama Udang yang Ditemukan Christian Lukhaup di Papua. (Foto: zookeys.pensoft.net)
Cherax Snowden, Nama Udang yang Ditemukan Christian Lukhaup di Papua. (Foto: zookeys.pensoft.net)

PACEBRO.com – Dengan warna oranye kehijau-hijauan dan dengan sentuhan oranye di beberapa bagian, Cherax snowden kerap kali sulit dibedakan dari anggota genus Cherax yang lain.

Spesies udang karang ini baru pertama kali diidentifikasi oleh beberapa Ilmuwan, Christian Lukhaup, Jörn Panteleit dan Anne Schrimpf pada tahun 2006 lalu.

“Spesimen Cherax snowden pertama diekspor dari Kota Sorong, Indonesia sebagai Cherax sp. pada tahun 2006,” ujar Christian Lukhaup, penulis kedua paper yang diterbitkan di jurnal ZooKeys.

Udang karang tersebut ditangkap oleh kolektor lokal yang tak dikenal dari Kepala Burung untuk tujuan hias di Papua Barat, Indonesia dan diekspor ke Aquarium Dietzenbach di Jerman melalui Maju Aquarium di Jakarta.

Baca juga:
Ini 11 Tempat Wisata Populer di Kota Timika

Meskipun Cherax mungkin telah dijual dengan nama lain selama beberapa tahun, ilmuwan mengatakan sebenarnya spesies ini mudah dibedakan dari bentuk tubuh dan warnanya. Untuk membuktikannya sebagai spesies terpisah, mereka menggunakan urutan perbedaan juga.

“Spesies baru ini dinamai pejuang kemerdekaan Amerika, Edward Joseph Snowden. Dia dihormati karena prestasi yang luar biasa dalam membela keadilan, dan kebebasan,” tulis para ilmuwan dalam paper ilmiah.

Baca juga:
7 Tempat Wisata Menarik di Papua Selain Raja Ampat

Kabar buruknya, kini Cherax snowden dihantui ancaman kepunahan. Penangkapan Cherax snowden dalam jumlah besar untuk perdagangan akuarium, sebagai makanan penduduk lokal, memangkas jumlah populasi spesies ini.

“Menurut kolektor lokal, populasi Cherax snowden telah menurun selama beberapa tahun terakhir,” ujar Lukhaup.

Dalam paper itu, ilmuwan menyimpulkan, Jika penangkapan udang karang ini terus-terusan berlanjut, rencana manajemen konservasi harus ditingkatkan, termasuk program penangkaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here