KURABESI (GURABESI)

0
130

Kurabesi adalah seorang Kamasan dan Manbri (dibaca Mambri) yang konon punya pengaruh yang sangat besar di wilayah Papua khususnya Raja Ampat (Korano Fyak) bahkan sampai ke Maluku.

Menurut cerita turun temurun suku Biak khususnya orang Biak Utara (bar barisen) bahwa Kurabesi adalah Manbri Bar-barisen yang Ke-manbrian-nya sudah telihat sejak kecil. Nama Biaknya adalah Sekfamneri (Sekpum), Sekfamneri berarti ”mendapat penolakkan, mereka (dua) di tolak”. Ibunya bernama Insundi yang hamil diluar nikah.

Peristiwa ini terjadi sewaktu seekor ular naga (korben) menyerang kampung Korem, yang menelan begitu banyak korban, belakangan Sekfamneri-lah yang membunuh ular itu. Peristiwa ini menyebabkan banyak orang Biak Utara harus meninggalkan kampung halaman mereka di Korem untuk mencari tempat baru. Banyak orang Biak Utara harus berimigrasi ke tempat lain di pulau Biak, Supiori dan bahkan sampai ke Raja Ampat dan daerah lainnya.

Dalam cerita lisan orang Biak Beser (Betew) Kurabesi berasal dari suku Omka, ibunya bernama Pinthe (Pintake) yang berasal dari pulau Waigeo. Pintake hamil diluar nikah dan karena keluarganya malu, akhirnya saudara-saudara Pintake (6 saudara laki-laki) mengusirnya, Pintake naik disebuah sampan kecil keluar dari teluk Kabui dan bertemu dengan orang-orang Biak yang hendak pulang ke teluk Cenderawasih. Akhirnya Pintake pun ikut bersama mereka dan melajutkan perjalan ke Waropen. Pintake melahirkan anak lelaki yang belakangan dinamai Kurabesi.

Baca juga:  Tradisi Potong Jari khas Papua
IST - Gurabesi
IST – Gurabesi

Menurut cerita orang Betew, nama “Kurabesi” berasal dari bahasa Biak (kura=kita berdua berangkat/pergi dan besi=ke mereka) yang artinya kita pergi ke mereka. Kurabesi menjadi remaja dan besar di Waropen. Kurabesi menjalin hubungan romantis dengan wanita Waropen dan menghamilinya diluar pernikahan adat yang menyebabkan ibunya Pintake menyuruh Kurabesi untuk pergi ke paman-pamannya atau om-omnya di Waigeo. Bersama dengan orang-orang Biak, rombongan itu menuju Waigeo untuk bertemu dengan keluarga besarnya suku Omka.

Namun, jika kita menelusuri cerita orang Biak Beser dan Orang Biak Utara ada kesamaan cerita meskipun nama tokoh-tokoh itu berbeda. Namun muncul pertanyaan, Kurabesi sebenarnya ada dalam periode waktu mana? Apakah Kurabesi yang disebutkan itu adalah Sekfamneri? Sangat sedikit informasi tentang keberadaan Kurabesi, kebanyakan merupakan cerita lisan. Namun, kita bisa mendeteksinya melalui cerita lisan, sejarah dan silsilah keluarga. Kurabesi adalah tangan kanan Sultan Ciriliati alias Jamaludin yang menjadi Raja ke-4 pada tahun 1495-1512 di Kerajaan Tidore. Dalam catatan Haga, Kurabesi adalah orang kepercayaan Sultan Jamaludin. Dan dalam catatan ”Museum Memorial Kesultanan Tidore Sinyine Mallige” dijelaskan bahwa pada tahun 1453 M sultan Ibnu Mansur bersama Kurabesi memimpin ekspedisi ke dataran tanah besar beserta pulau-pulau melewati Patani Gebe dan Waigeo.

Namun jika dihitung menggunakan silsilah keret suku Biak yang masih memiliki hubungan darah dengan Kurabesi, rupanya perhitungan itu jatuh pada periode tahun 1700-an. Artinya Kurabesi hidup di tahun 1700-an. Ini berarti Kurabesi hidup pada zaman kerajaan sultan Nuku (Jou Barakati Nuku) yang memerintah pada tahun 1797 – 1805.

Baca juga:  Legenda Burung Garuda di Gunung Emansiri

Jika Kurabesi hidup mulai dari tahun 1453-1805 masa-nya sultan Nuku, berarti umur Kurabesi adalah 310 tahun. Sangat tidak mungkin! KEMUNGKINAN ada DUA ORANG yang bernama Kurabesi yang hidup dalam periode waktu yang berbeda.

Mungkin yang satu-nya hidup dalam periode 1494/5-1512 Masehi pada era Sultan Jamaludin dan yang satunya lagi hidup pada era sultan Nuku periode tahun 1797-1805 Masehi.

Dalam tradisi suku Biak, memberi nama seorang berkaitan dengan nama leluhur atau generasi kakek-buyut sehingga generasi berikutnya bisa menggunakan nama kakek-buyut mereka. Sehingga ada kemungkinan bahwa dua Manbri hidup di periode waktu yang berbeda yang memiliki pengaruh.

Kritik dan Saran diperlukan! KASUMASA.

Silahkan cek di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here