Tiga Pemain asal Afrika Terancam Tak Bisa Perkuat Persipura

0
10
Pape N'Daw, Pemain asal senegal yang beberapa kali telah ikut latihan bersama Persipura. (Foto: galery_persipura)
Pape N'Daw, Pemain asal senegal yang beberapa kali telah ikut latihan bersama Persipura. (Foto: galery_persipura)

pacebro.com – Dengan telah keluarnya Draft Regulasi Kompetisi Liga 1 Indonesia, ada hal penting yang menjadi perhatian bagi Manajemen Persipura terutama Pelatih Persipura Jayapura Peter Butler.

Dari banyaknya peraturan yang tertuang di dalam, paling akhir dari draft tersebut ada lampiran verifikasi pemain asing.  Dalam regulasi pemain asing tersebut, negara asal Pape N’Daw, Senegal tidak termasuk dalam verifikasi strata kompetisi Liga 1 Indonesia.

Tak hanya Senegal, ada beberapa negara lainnya yang tidak boleh bermain di Indonesia. Sebelumnya manajemen rencana mendatangkan pemain asal Ghana dan Botswana hasil rekomendasi Pelatih akhirnya terkendala juga.

Menanggapi hal ini Manajemen Persipura melalui Media Officer, Bento Madubun menyampaikan berharap akan perbaikan dan juga pihaknya akan melalukan komunikasi dengan PT.Liga Indonesia Baru terkait regulasi baru Liga 1 2018.

“2 pemain asing lagi belum bisa didatangkan karena regulasi yang sudah ditetapkan, negara mereka tidak termasuk dalam list yang terverifikasi tetapi kita akan komunikasi kembali ke pihak liga”. Ujar Bento di Stadion Mandala, Jayapura senin 12 Februari 2018.

Bento juga berharap PT.Liga bisa menginformasikan kembali secepatnya agar Manajemen bisa mengambil langkah-langkah apa yang harus diambil.

Sementara itu Chief Operating Officer PT Liga Indonesia Baru, Tigor Shalomboboy, mengatakan tidak semua negara di Afrika dilarang bermain di Liga 1 2018.
Hanya kompetisi-kompetisi yang kualitasnya di atas Indonesia baru bisa memperkuat 19 klub Liga 1 2018.

Baca juga:  Hadapi MU Persipura Ubah Formasi Serangan

Hanya ada sekitar lima negara Afrika yang boleh bermain untuk Liga 1 2018, yakni Tunisia, Mesir, Kongo, Aljazair, dan Sudan.
Itu pun pemain tersebut harus bermain di kompetisi tertinggi dari lima negara tersebut.

“Jadi kami melihat kualitas dari kompetisi di Afrika. Ini berbeda dengan pemain asal negara yang tidak masuk ke dalam regulasi tetapi sudah bermain di Eropa, baru itu bisa. Seperti Michael Essien yang berasal dari Ghana tetapi ia berkarier di Inggris,” kata Tigor dikutip dari Bolalob.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here