Persipura Klub Terbaik dan Nomor Satu di Indonesia

0
117

Pacebro.com – Jubi – PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi tertinggi menjadwalkan Liga 1 kick of 10 Maret 2018.

Persipura Jayapura, tim paling terakhir yang mulai star kumpul pemain dan susun kekuatan. Maklum musim ini sejumlah pilar inti Mutiara Hitam harus angkat kaki dari Stadion Mandala.

Setelah menjalin kerjasama sponsor bersama Bank Papua lalu ditopang Freeport Indonesia, manajemen langsung mendatangkan pelatih asal Inggris, Peter Butler.

Mantan pelatih Persiba Balikpapan itu dibantu Tony Hoo, asisten pelatih dan Alan Haviludin, pelatih kiper.

Memasuki pekan ketiga Peter Butler menyiapkan tim. Di awali seleksi pemain muda buat memenuhi regulasi.

Mantan pelatih Tim Nasional Botswana itu mengatakan level latihan telah ditingkatkan dan ia puas para pemain sanggup melewati seluruh program latihan tanpa kendala.

“Saya senang, program latihan berjalan baik dan semua pemain sangat respek dan enjoy serta semangat berlatih,” kata Butler.

Peter mengaku intensitas latihan ke depan semakin meningkat. Ia berharap para pemain menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan yang terbaik dan pantas berada di tim inti Persipura.

Selain memompa fisik dan tehnik, Butler sudah menjadwalkan uji coba dengan klub lokal di Jayapura. Dengan begitu dia bisa menilai pemain-pemain seleksi maupun kualitas dari pemain asing yang ada di tim Persipura.

Menjaga nama besar serta eksistensi tim kebanggaan rakyat Papua, tiga pemain asing didatangkan. Abdoulaye Maiga, Hilton Moreira dan Marchel Sacramento.

Baca juga:  Persipura Jayapura Bungkam Madura United 6-0

“Saya senang dengan bergabungnya Marcel Sacramento, Abdoulaye Maïga maupun Hilton Moreira, tapi kita masih harus menunggu aturan PSSI soal regulasi Liga 1,” ucapnya.

Bek senior Ricardo Salampessy menegaskan Persipura tidak pernah lemah meskipun ditinggalkan beberapa pemain pilar.

“Persipura tak akan terpengaruh dengan kepergian pemain terbaiknya. Persipura akan tetap menjadi pesaing juara di kompetisi 2018,” kata Erik sapaan karib Ricardo Salampessy.

Ricardo bilang Persipura punya nama besar dan tetap menjadi tim terbaik di Indonesia.

“Sejauh ini tidak ada masalah yang dihadapi dalam program latihan. Kami semua disini adalah keluarga, sehingga semua pemain merasa memiliki tim ini dan selalu menjaga kekompakan satu sama lainnya,” ujarnya.

“Saya senang bisa bergabung dengan Persipura. Ini klub juara,” kata Marcel Sacramento.

Selain nama besar di Indonesia, Persipura juga punya pemain terbaik Boaz Solossa. “Ini kesempatan saya bermain dengan dia, sehingga ketika ada tawaran saya tak bisa tolak,” ujarnya.

Sekretaris Persipura, Rocky Bebena mengatakan kuota pemain asing masih terisa satu slot. “Untuk kuota pemain asia, kita masih melakukan negosiasi engan sejumlah pamain. Manajemen masih nego dan kita berdoa dapat pemain yang bagus,” katanya.

Nasib pemain lokal, Rocky tegaskan keputusan ada di tangan Peter Butler. “Pemain lokal keputusan di pelatih, kembali empat pemain sudah dicoret,” katanya.

Mantan penjaga gawang Persipura, Nico Dimo mengatakan kinerja pelatih dan semua pemain baru bisa di ukur setelah kompetisi berjalan.

Baca juga:  Persipura Gelar Latihan di Lapangan Pertamina Simprug

“Semua masyarakat pecinta Persipura harus mendukung kerja pelatih dalam menyiapkan,” katanya.

Dimo mengaku tanpa pemain inti, Persipura masih tetap menjadi klub terbaik dan nomor satu di Indonesia.

“Persipura walau kehilangan pemain top tetap masih yang terbaik. Ibarat pepatah, Persipura itu hilang satu tumbuh seribu,” kata Nico Dimo. (*)

____________
Artikel ini telah tayang di Tabloid Jubi dengan judul Persipura, hilang satu tumbuh seribu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here